Scroll untuk baca artikel
Sosial Politik

PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR Usai Polemik Video Joget

18
×

PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR Usai Polemik Video Joget

Sebarkan artikel ini

Jakarta,CentangSatu.com – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) resmi menonaktifkan dua artis sekaligus anggota DPR, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya, dari kursi parlemen.

Keputusan ini diumumkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN pada Minggu (31/8/2025), dan berlaku efektif mulai Senin (1/9/2025). Surat keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, bersama Wakil Ketua Umum Viva Yoga Mauladi.

“Mencermati dinamika dan perkembangan saat ini, DPP PAN memutuskan untuk menonaktifkan Saudaraku Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Saudaraku Surya Utama (Uya Kuya) sebagai Anggota DPR RI,” tulis PAN dalam keterangan resminya.

Langkah ini diambil setelah keduanya menuai polemik akibat video mereka berjoget di Gedung DPR RI usai pengumuman kenaikan gaji dan tunjangan anggota dewan. Aksi tersebut memicu kritik luas dari publik karena dinilai tidak sensitif terhadap kondisi masyarakat.

Permintaan Maaf Publik

Sehari sebelum keputusan diumumkan, Eko Patrio dan Uya Kuya telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Eko Patrio mengunggah video klarifikasi di akun Instagram pribadinya, didampingi rekannya sesama politisi PAN, Pasha Ungu.

“Dengan penuh kerendahan hati, saya Eko Patrio menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan yang saya lakukan,” ujar Eko.

Uya Kuya juga menyampaikan penyesalan melalui video serupa.

“Saya Uya Kuya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, tulus dari hati saya yang paling dalam untuk seluruh masyarakat Indonesia atas apa yang terjadi beberapa hari terakhir ini,” kata Uya.

Situasi Makin Memanas

Kontroversi semakin membesar setelah kediaman keduanya sempat menjadi sasaran massa pada Sabtu malam (30/8/2025). Peristiwa itu memperuncing keresahan publik di tengah gelombang protes terkait kebijakan kenaikan gaji DPR.

PAN sendiri mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penyelesaian situasi ini kepada pemerintah.

“Kami meminta masyarakat untuk bersikap sabar dan mempercayakan kepada pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto,” tulis DPP PAN.|DD| Foto : Ist

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *