*Neno Warisman Resmikan Pameran Lukisan Tunggal II Putra Gara*
Jakarta – Artis sekaligus Team Ahli Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Neno Warisman, hadir membuka secara resmi Pameran Lukisan Tunggal II karya seniman Putra Gara yang digelar di Galeri Darmin Kopi, Jalan Duren Tiga Raya 7E, Jakarta Selatan.
Dalam sambutannya, Neno mengungkapkan rasa senang dan kehormatan atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk meresmikan kegiatan seni tersebut. “Terus terang, ini pengalaman pertama saya membuka sebuah pameran lukisan. Namun saya sangat mengapresiasi karya dan semangat berkesenian Putra Gara,” ujarnya.
Neno juga menyoroti pentingnya keberadaan ruang-ruang alternatif bagi kegiatan seni dan budaya. Ia menyampaikan bahwa ekspresi seni tidak harus selalu berlangsung di pusat kesenian besar seperti Taman Ismail Marzuki (TIM) atau balai budaya. “Tempat seperti Galeri Darmin Kopi ini bisa menjadi oase baru bagi pelaku seni di Jakarta Selatan. Inilah bentuk nyata semangat yang sedang digalakkan oleh Menteri Kebudayaan, agar setiap ruang bisa menjadi wadah produktif bagi seni dan budaya,” tambahnya.
Sementara itu, Putra Gara dalam sambutannya menjelaskan proses kreatif di balik karya-karyanya. Ia mengaku tidak terpaku pada satu aliran seni rupa tertentu, melainkan mengikuti dorongan emosional dan pengalaman hidup yang membangkitkan gairah melukis. “Kadang tema politik, kadang tema masa kecil yang ada gunung, sungai, dan segala macam. Lalu ketika saya di jalan bertemu potret sosial seperti pemulung atau anak kecil yang membawa karung, saya mencoba menangkap kegelisahan itu dalam karya,” ungkapnya.
Pameran yang berlangsung dari 8 hingga 20 November 2025 ini tidak hanya menampilkan lukisan, tetapi juga diisi dengan diskusi sastra dan film, menjadikannya sebagai ruang interaktif bagi penikmat seni.
Acara pembukaan yang dimulai pukul 19.00 WIB turut dimeriahkan oleh pembacaan puisi dari penyair Shantined, serta testimoni perjalanan berkesenian Putra Gara oleh Ketua Umum Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI), Ismail Lutan. Kehangatan acara semakin terasa dengan kehadiran para seniman rupa, sastrawan, dan jurnalis yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.
Momen ini menjadi tonggak awal bagi Galeri Darmin Kopi sebagai ruang apresiasi dan edukasi seni budaya di kawasan Jakarta Selatan. “Selamat untuk pameran lukisan tunggal kedua karya Putra Gara. Semoga Galeri Darmin Kopi terus berkembang menjadi tempat berkreasi dan berapresiasi bagi dunia seni,” tutup Neno.(Agus Oyenk)


















