Scroll untuk baca artikel
FilmHiburan

Film Qorin 2 Membawa Horor Slasher! Menampilkan Sisi Lain Fedi Nuril Sebagai Slasher yang Mencari Keadilan

82
×

Film Qorin 2 Membawa Horor Slasher! Menampilkan Sisi Lain Fedi Nuril Sebagai Slasher yang Mencari Keadilan

Sebarkan artikel ini

Mencekam Sekaligus Relate dengan Isu Sosial! Film Qorin 2 tayang mulai 11 Desember 2025 di bioskop Indonesia

JAKARTA,CentangSatu.com — Sukses dengan film pertamanya, Rapi Films bersama SL23 didukung oleh Sky Media, Legacy Pictures, IDN Pictures, Nuon Digital Indonesia, dan Magma Entertainment merilis film horor terbaru, Qorin 2. Qorin 2 masih disutradarai oleh Ginanti Rona, dengan naskah ditulis oleh Lele Laila, film ini menampilkan horor slasher yang mencekam, namun sekaligus relate dengan isu sosial saat ini.

Film Qorin 2 mengikuti kisah Pak Makmur (Fedi Nuril), pemulung yang anaknya menjadi korban perundungan (bullying) di sekolah SMAnya. Pak Makmur mencari jalan untuk mendapat keadilan, dan anaknya bisa sekolah dengan aman. Tapi, alih-alih menindaklanjuti peristiwa tersebut, sekolah justru diam dan memilih untuk menjaga nama baik sekolah.

Pak Makmur pun mulai mencari jalan lain untuk mencari keadilan. Ia membangkitkan jin qorinnya untuk membalas dendam terhadap semua perilaku yang diterima anaknya. Namun, situasi kampung pun menjadi semakin suram, saat dari balik kegelapan muncul sosok berponco mengincar nyawa orang-orang kampung.

Cerita Baru yang Naik Level

Film Qorin 2 diproduseri oleh Susanti Dewi dan Sunil Samtani, dibintangi Fedi Nuril, Ali Fikry, Wavi Zihan, Muzakki Ramdhan, Seroja Hafiedz, Dimas Aditya, Indra Birowo, Epy Kusnandar, Sari Koeswoyo, Fitrie Rachmadhina, Gilang Devialdy, Vincentius Jeremhia, Ben Malaihollo, dan Quentin Stanislavski.

“Untuk penonton yang belum menonton film pertamanya, masih sangat bisa mengikuti film Qorin 2, karena memang secara ceritanya tidak ada kesinambungan. Pada dasarnya, benang merah dari film Qorin dan Qorin 2 adalah bagaimana seseorang memanggil jin qorin, dengan ritual yang ada. Namun, di film Qorin 2, yang menarik adalah isunya sangat relate dengan situasi sekarang, tentang bullying yang terjadi di lingkungan sekolah,” ujar produser Sunil Samtani.

“Kami di SL23 ingin menaikkan level di film Qorin 2, dan sejalan dengan visi kami untuk memproduksi film-film yang bisa menggambarkan situasi sosial saat ini,” ujar produser Susanti Dewi.

Ginanti Rona, yang sebelumnya juga telah menyutradarai film pertama Qorin, mengungkapkan antusiasmenya terhadap film Qorin 2. Ia bersyukur dipercaya kembali untuk menggarap film ini dengan cerita baru.

“Film Qorin 2 jauh lebih intens dibanding yang pertama. Secara pendekatan teknis juga ada peningkatan level baik secara skala produksi hingga artistiknya. Film Qorin 2 juga memiliki cerita yang lebih mendalam, dan semoga film ini bisa menghibur namun sekaligus menjadi cerminan terhadap peristiwa yang terjadi sekarang,” kata sutradara Qorin 2 Ginanti Rona.

Sinopsis

Fitri (Wavi Zihan), seorang guru BP muda, sudah beberapa lama mencurigai terjadinya perundungan terhadap muridnya, Jaya (Ali Fikry). Bukan hanya Fitri, bapak Jaya, Makmur (Fedi Nuril), juga sudah pernah meminta pihak sekolah menolong anaknya namun tidak digubris. Hal ini membuat Fitri terdorong mengusut kasus Jaya sendiri, dengan mencari saksi dan bukti dari warga. Namun, pencarian itu malah mengantarkan Fitri pada misteri lain di kampung, di mana orang-orang mulai bertindak bukan seperti diri sendiri, melainkan sebagai jin Qorin mereka. Semakin Fitri menelusuri, kaitan antara dua kasus semakin jelas, dan kejadian-kejadian mencekam pun semakin mengikuti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *