Scroll untuk baca artikel
Umum

Kakorlantas: Keterlibatan Supeltas Bikin Arus Nataru di Bogor Lebih Lancar

24
×

Kakorlantas: Keterlibatan Supeltas Bikin Arus Nataru di Bogor Lebih Lancar

Sebarkan artikel ini

BOGOR,CentangSatu.com – Upaya Polres Bogor dalam menjaga kelancaran, keamanan, ketertiban, dan keselamatan lalu lintas (kamseltibcarlantas) selama Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mendapat apresiasi langsung dari Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Menhub bersama Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum mengunjungi Pos Polisi Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/1/2025).

Dalam pengamanan Nataru tahun ini, Polres Bogor melibatkan Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) untuk membantu petugas di sejumlah titik rawan kepadatan, khususnya di simpul-simpul jalan dan jalur alternatif.

Kakorlantas Polri menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan Operasi Lilin Nataru berjalan aman dan terkendali. Baik arus mudik, perayaan Natal dan Tahun Baru, hingga arus balik terpantau lancar tanpa lonjakan signifikan.

“Hari ini kami datang ke Gadog untuk memberikan apresiasi kepada Polda Jawa Barat, khususnya Polres Bogor, yang menggandeng Supeltas. Mereka membantu di simpul-simpul jalan dan jalur alternatif untuk melancarkan arus lalu lintas,” ujar Kakorlantas kepada awak media.

Menurutnya, keterlibatan Supeltas merupakan bentuk kolaborasi positif antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.

“Ini sangat baik. Stakeholder turun semua, bahkan masyarakat ikut bertanggung jawab. Tadi saya tanya langsung, mereka senang dilibatkan oleh Polri untuk membantu mengatur lalu lintas,” tambahnya.

Kakorlantas menegaskan, keterlibatan Supeltas dalam pengamanan Libur Nataru merupakan yang pertama kali dilakukan. Oleh karena itu, ia bersama Menteri Perhubungan hadir langsung untuk memberikan apresiasi dan motivasi.

“Karena ini yang pertama, saya bersama Pak Menteri atas perintah Bapak Kapolri hadir di sini untuk menyampaikan apresiasi dan memberi semangat agar masyarakat terus ikut membantu mewujudkan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar,” tuturnya.

Selain itu, Kakorlantas juga memaparkan hasil traffic counting selama Operasi Nataru. Hingga hari terakhir operasi, sebanyak 96 persen kendaraan telah kembali ke Jakarta dari total proyeksi 2,9 juta kendaraan yang keluar melalui jalur tol.

“Artinya tinggal sekitar 4 persen. Arus balik hari ini tidak terlalu signifikan dan relatif landai, sehingga tidak diperlukan rekayasa lalu lintas tambahan seperti contraflow,” jelasnya.

Tak hanya itu, hasil evaluasi menunjukkan penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas selama Operasi Lilin. Fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan turun hingga 27,12 persen, atau sekitar 150 jiwa berhasil diselamatkan. Sementara jumlah kejadian kecelakaan juga turun sebesar 7 persen.

“Ini luar biasa. Operasi Natal atau Operasi Lilin adalah operasi kemanusiaan. Keselamatan dan kelancaran di jalan menjadi prioritas utama,” pungkas Kakorlantas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *