Scroll untuk baca artikel
Nasional

PT Aminu, PT ABE Indonesia dan GPDJ Japan Lakukan Ground Breaking PT Green Power Palembang Produsen CCO Bahan Baku Bioavtur

15
×

PT Aminu, PT ABE Indonesia dan GPDJ Japan Lakukan Ground Breaking PT Green Power Palembang Produsen CCO Bahan Baku Bioavtur

Sebarkan artikel ini

PT Aminu, PT ABE Indonesia dan GPDJ Japan Lakukan Ground Breaking PT Green Power Palembang Produsen CCO Bahan Baku Bioavtu

Banyuasin,
Sumatera Selatan –
Selasa 20/01/2026
PT Green Power Palembang (GPP) melakukan acara Ground Breaking pabrik CCO (Crude Coconut Oil) untuk bahan baku bioavtur di Desa Muara Sungsang, Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Acara ini dihadiri oleh Bapak Gubernur Sumatera Selatan, Bapak Bupati Banyuasin, serta perwakilan dari Kementerian Perekonomian, Kementerian Investasi dan Hilirisasi, dan lembaga terkait lainnya.

Pabrik ini merupakan hasil kerja sama antara Green Power Development Jepang (GPDJ), PT Aminu sebagai mitra lokad dan PT ABE Indonesia yang berkedudukan di Jakarta. IJBNet salah satu inisiator yang akhirnya investasi ini bisa terealisasi telah melakukan feasibility study dan persiapan sejak tahun 2021. Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Banyuasin, proyek ini dapat terlaksana dengan lancar.

Yang menarik keberadaan PT Aminu, partner lokal yang menjadi partner perusahaan global Jepang ini. PT Aminu dikomandoi oleh Pettah Aminu putera asli Sumatera Selatan

Pettah Aminu yang juga berposisi sebagai Wakil Presiden GPP berharap pendirian pabrik berdampak langsung kepada petani kelapa di Banyuasin khususnya Sumsel. “Petani selama ini jauh dari sejahtera dikegiatan kelapa, dengan adanya pabrik saya berharap harga terjaga mereka ikut sejahtera”. ujar Amin.

Sementara itu Ketua Umum IJBNet mengucapkan syukur atas acara hari ini, “Alhamdulillah, hari ini kita dapat melakukan Ground Breaking pabrik CCO dari kelapa non-standar. Ini adalah pabrik CCO untuk bahan baku bioavtur yang pertama di dunia. Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari semua pihak, terutama Gubernur Sumatera Selatan, Bupati Banyuasin, Kemenko Perekonomian, Kemenperin, Bappenas, BKPM dan lainnya,” kata Suyoto, Ketua Umum IJBNet.

Presiden Direktur GPP, Emi Sekiya, menyampaikan, “Kami berkomitmen untuk terus mengupayakan hal-hal yang bermanfaat bagi lingkungan global, dan kami ingin tumbuh serta berkembang bersama Bapak dan Ibu sekalian. Kami berharap agar proyek ini dapat mendukung program hilirisasi kelapa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan”.

Dibangun di lahan seluas 3 hektar dengan area pabrik seluas 9,500 m2 yang ditargetkan mulai beroperasi pada bulan April 2027, pabrik ini akan menyerap tenaga kerja lebih dari 500 orang tenaga kerja. Fasilitas pabrik sendiri akan memproduksi 30.000 ton (100 ton perhari) CCO bahan baku bio avtur per tahun dan memiliki nilai investasi untuk tahap awal sebesar Rp310 milliar.

Proyek ini juga akan diharapkan selain menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, juga meningkatkan perekonomian langsung dan juga menumbuhkan Efek ekonomi lain yang terjadi karena di kawasan pabrik ini diperkiranan akan tumbuh industri lain yang bukan hanya pengelolaan CCO saja tapi turunan kelapa lain yang bernilai tambah ekonomi lainnya.

joSSer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *