JAKARTA,CentangSatu.com -| PT Pertamina (Persero) memperkuat kampanye keberlanjutannya melalui Gerakan Sebar Energi Baik, sebuah inisiatif publik berbasis digital yang menggandeng generasi muda serta puluhan influencer lintas kategori. Kampanye ini diluncurkan akhir tahun lalu dan dirancang untuk menumbuhkan budaya keberlanjutan melalui aksi sederhana yang berdampak nyata.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan gerakan ini mengajak masyarakat membagikan cerita tentang kebiasaan ramah lingkungan, mulai dari pengurangan plastik sekali pakai, efisiensi energi, penggunaan transportasi umum, hingga praktik daur ulang dan gaya hidup berkelanjutan di rumah.
“Setiap unggahan, cerita, dan kebiasaan baik adalah energi positif yang bisa menyebar luas. Kami berharap energi baik ini menjadi rantai kebaikan bagi Bumi Pertiwi,” ujar Baron.
Hingga memasuki minggu kelima pelaksanaan kampanye, lebih dari 700 peserta telah ikut membagikan cerita aksi keberlanjutan mereka. Seluruh aktivitas kampanye dikelola melalui akun Instagram @SebarEnergiBaik dan @EnergyToEnergize, serta diperkuat oleh para key opinion leader (KOL) yang berperan sebagai katalisator gerakan.
Menurut Baron, kampanye ini menargetkan kalangan Gen Z dengan pendekatan edukasi yang lebih relevan dan mudah diterima, melalui format konten Reels, foto inspiratif, ajakan aksi, serta pengumuman mingguan untuk 10 cerita publik terpilih. Masyarakat diajak berpartisipasi dengan mengunggah konten menggunakan tagar #SebarEnergiBaik dan #EnergyToEnergize.
Pertamina juga melibatkan beragam profil kreator digital, mulai dari pegiat lingkungan, ibu muda dengan gaya hidup minim sampah, hingga kreator edukasi energi dan eco-living. Mereka membagikan pengalaman pribadi sebagai contoh aksi nyata yang bisa ditiru publik.
“Generasi muda memiliki kekuatan narasi dan pengaruh yang besar,” tandas Baron. Ia berharap kolaborasi dengan kreator dan komunitas ini dapat menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana.
Pakar sustainability sekaligus Presiden Direktur Institute for Sustainability and Agility (ISA), Maria R. Nindita Radyati, menilai pendekatan berbasis storytelling efektif untuk mendorong perubahan perilaku.
“Generasi muda membutuhkan contoh yang nyata, dekat, dan mudah dilakukan,” kata Maria, yang juga menjadi dewan juri kampanye tersebut. Menurutnya, pesan efisiensi energi dan gaya hidup ramah lingkungan akan lebih mudah diterima jika disampaikan oleh figur yang dipercaya.
Selama periode kampanye, 10 cerita terbaik setiap pekan mendapatkan apresiasi berupa e-voucher. Skema ini dirancang bukan sebagai kompetisi semata, melainkan untuk memperkuat semangat berbagi dan menularkan kebiasaan baik secara berkelanjutan.
Dengan generasi muda sebagai penggerak utama, Pertamina berharap Gerakan Sebar Energi Baik dapat tumbuh secara organik, meluas, dan menjadi bagian dari budaya masyarakat.


















