JAKARTA,CentangSatu.com -| The Chasmala kembali menyapa penikmat musik Indonesia lewat single terbaru berjudul “Cinta Tapi Terluka”. Lagu ini mengangkat kisah yang dekat dengan realitas generasi muda, khususnya Gen Z, tentang hubungan percintaan yang tidak sehat atau dikenal dengan istilah toxic relationship.
Lewat “Cinta Tapi Terluka”, The Chasmala menggambarkan konflik batin dua insan yang saling mencintai, namun terjebak dalam lingkaran luka dan kekecewaan yang terus berulang. Rasa cinta yang seharusnya menjadi tempat pulang justru berubah menjadi sumber rasa sakit, hingga pada akhirnya memaksa salah satu untuk memilih pergi demi kewarasan diri.
Single ini diciptakan oleh Irfan Chasmala (keyboardist) dan dikembangkan bersama Pieter Anroputra (vokalis) serta Denny Chasmala (Denchas) sebagai gitaris. Proses kreatifnya semakin matang dengan kehadiran Ade Govinda sebagai music producer, yang membantu memperkuat emosi serta nuansa musikal agar pesan lagu tersampaikan dengan lebih dalam.
Menariknya, lagu ini terinspirasi dari kisah nyata yang dialami oleh sahabat Irfan. Hal tersebut membuat emosi yang disajikan terasa jujur dan relevan, terutama bagi mereka yang pernah bertahan dalam hubungan yang menyakitkan atas nama cinta.
“Cinta Tapi Terluka” juga menjadi karya spesial bagi The Chasmala karena menghadirkan warna baru dalam formasi band. Selain sebagai vokalis, Pieter Anroputra juga tampil sebagai drummer dalam single ini. Formasi The Chasmala semakin solid dengan kehadiran Rishanda Singgih (bass), Dika Chasmala (string), serta Meltho Pasto sebagai vocal director.
Dengan balutan aransemen yang emosional dan lirik yang reflektif, “Cinta Tapi Terluka” diharapkan dapat menjadi teman bagi pendengar yang sedang berjuang keluar dari hubungan yang tak lagi sehat.
Single “Cinta Tapi Terluka” sudah dapat didengarkan di seluruh platform musik digital sejak 21 Januari 2026, sementara music video-nya dapat disaksikan melalui kanal YouTube MyMusic Records.


















