Scroll untuk baca artikel
Hot News

Disinggung Soal Giveaway Settingan, Putra Siregar Pilih Ingatkan Etika

142
×

Disinggung Soal Giveaway Settingan, Putra Siregar Pilih Ingatkan Etika

Sebarkan artikel ini

Jakarta — Owner PStore sekaligus konten kreator, Putra Siregar, angkat bicara terkait maraknya konten giveaway yang diduga settingan dan ramai diperbincangkan publik. Beberapa nama konten kreator seperti Aishar Khaledd, Willie Salim, hingga Toni Chu turut terseret dalam perbincangan tersebut.

Putra mengaku isu ini sempat dibicarakan langsung dengannya oleh pihak terkait. Ia menyebut ada upaya untuk meluruskan persepsi publik bahwa giveaway yang dilakukan memang benar adanya, meski diakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki.

“Iya, itu makanya dia menghubungi saya, supaya orang-orang tahu bahwa benar loh gift yang dia kasih itu ada. Memang ada beberapa yang perlu diperbaiki untuk masalah tersebut,” ujar Putra.

Namun demikian, Putra mengakui topik ini cukup sensitif untuk dibahas secara terbuka. Sebagai seorang pengusaha sekaligus pedagang, ia mengaku bisa menilai mana giveaway yang realistis dan mana yang terkesan berlebihan.

“Misalnya bilang satu mobil handphone. Saya pedagang, tahu dong itu handphone beneran atau bukan. Tapi orang awam kan belum tentu tahu, itu handphone atau cuma kotaknya doang,” ungkapnya.

Menurut Putra, hal-hal seperti ini patut dikritisi agar tidak menyesatkan publik. Ia berharap ke depan para konten kreator bisa lebih jujur dan transparan dalam membuat konten berbagi.

“Saya tidak menyarankan untuk minta maaf. Sarannya ya luruskan niat, terus kalau bisa ya benar-benar dikasih,” tegasnya.

Putra menekankan bahwa inti dari giveaway atau sedekah adalah niat yang tulus. Ia mengingatkan agar publik tidak mengusik sedekah seseorang selama niatnya diluruskan dan dilakukan dengan etika yang baik.

“Attitude is everything. Jangan sampai orang sedekah kita usik, selama dia meluruskan niatnya,” kata Putra.

Ia pun berharap polemik ini bisa menjadi pelajaran bersama, agar ke depan konten berbagi tidak hanya menjadi ajang pencitraan, tetapi benar-benar membawa manfaat dan kebaikan bagi masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *