Bogor, Centang Satu.com – Seorang warga lanjut usia di wilayah Bogor Selatan, Kota Bogor, meninggal dunia akibat tertimbun longsor yang terjadi tepat di depan rumahnya, Kamis malam (29/1/2026). Korban diketahui bernama Mimin Aminah (55), warga Jerokuta Kaum RT 05 RW 16, Kelurahan Bondongan.
Peristiwa tragis tersebut terjadi tak lama setelah korban menunaikan salat magrib. Berdasarkan keterangan Ketua RT setempat, Surya Atmaja, korban saat itu sedang merapikan barang dagangan di teras rumah sekitar pukul 18.20 WIB, ketika tiba-tiba tembok penahan tanah (TPT) setinggi sekitar dua meter di depan rumah ambruk dan menimpa korban.
“Korban sedang membereskan dagangannya, lalu TPT di depan rumah mendadak roboh dan langsung menimpa korban,” ujar Surya.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan melakukan upaya evakuasi. Namun proses penyelamatan terkendala material longsoran berupa bebatuan besar, sehingga korban tidak dapat diselamatkan.
“Material longsoran cukup berat dan banyak bebatuan besar. Saat berhasil dievakuasi, korban sudah meninggal dunia,” tambahnya.
Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Melania untuk penanganan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Diketahui, korban sempat dilarikan ke rumah sakit swasta di wilayah Bogor Selatan, dan seluruh proses penanganan dipastikan menggunakan layanan BPJS.
Sebagai respons atas kejadian tersebut, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin langsung mendatangi rumah duka pada Kamis (29/1/2026). Ia menyampaikan belasungkawa sekaligus memastikan keluarga korban akan mendapatkan hunian sementara.
“Kondisi rumah sangat membahayakan, sehingga keluarga akan kami tempatkan di hunian sementara,” kata Jenal.
Diketahui, curah hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur wilayah Kota Bogor sejak Rabu (28/1) dini hari hingga Kamis malam. Kondisi ini memicu sejumlah bencana alam di berbagai titik, termasuk longsor yang terjadi di Kampung Jerokuta, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan.


















