Centangsatu.com /Jakarta, 29 Januari 2026 — Bulan Ramadan identik dengan kehangatan kebersamaan dan refleksi diri. Selama hampir 20 tahun, masyarakat Indonesia pun akrab dengan kehadiran serial religi Para Pencari Tuhan (PPT) di layar kaca. Tahun ini, SCTV kembali melanjutkan tradisi tersebut dengan menghadirkan rangkaian program spesial bertajuk “Ramadan Penuh Cinta” 1447 Hijriah.
Program unggulan yang paling dinanti adalah “Para Pencari Tuhan Jilid 19” dengan subjudul “TOBAT, Woy…!”, serta kelanjutan serial fenomenal “Lorong Waktu Jilid 2”. Tak hanya itu, SCTV juga menyiapkan tayangan siraman rohani seperti “Mengetuk Pintu Hati” bersama Ustaz Pantun (Ustaz H. Yaufiaurrahman, S.A.) dan “Mutiara Hati” yang diasuh Prof. Dr. Quraish Shihab.
Nuansa Ramadan semakin lengkap lewat program berita dan sosial seperti “Gema Ramadan”, segmen “Galeri Ramadan” di Liputan 6, hingga kegiatan tahunan “SCTV Cinta Anak Yatim” yang kembali menyasar anak-anak yatim serta masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra dan Aceh.
“Kami ingin Ramadan menjadi momentum bagi pemirsa untuk mendapatkan hiburan yang menenangkan sekaligus memperkaya sisi spiritual. Program yang kami hadirkan tahun ini tidak hanya melanjutkan tradisi, tetapi juga memberi warna baru agar tetap relevan dengan generasi saat ini,” kata Banardi Rachmad, Deputy Director Programming SCTV.
Selain program religi, SCTV juga menambahkan serial anyar “Petualangan Rahasia Gueena” serta program kuis “Tiba-Tiba Kuis” sebagai hiburan ringan yang diharapkan mampu menarik minat pemirsa lintas usia.
PPT Jilid 19: Tobat di Tengah Realitas Kehidupan, Tayang setiap hari menjelang sahur pukul 02.45 WIB, PPT Jilid 19 kembali menghadirkan cerita sarat makna sosial. Serial ini dibintangi Deddy Mizwar, Udin Nganga, Asrul Dahlan, Jarwo Kwat, Tio Pakusadewo, hingga wajah-wajah baru seperti Raihan Khan, Farisa Fasa, dan Angga Putra.
Kisah berpusat pada Muluk, seorang lulusan manajemen yang belum menemukan pekerjaan tetap. Dalam upayanya bertahan hidup, Muluk justru terseret ke dunia gelap eksploitasi anak jalanan yang dijalankan Jarot. Niat baik untuk memperbaiki keadaan malah membawanya pada konflik batin dan pilihan-pilihan sulit.
Pertemuan dengan Bang Jack menjadi titik balik bagi Muluk dan kawan-kawannya dalam mencari arti tobat, keadilan, dan tanggung jawab moral sebagai manusia.
Melalui cerita yang membumi dan karakter yang kuat, PPT Jilid 19 diharapkan kembali menjadi cermin realitas sosial sekaligus pengingat akan pentingnya empati dan perubahan diri di bulan penuh berkah.


















