JAKARTA,CentangSatu.com — Grup band Padi Reborn membuka Konser Dua Delapan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1), dengan membawakan lagu “Prolog”. Tembang tersebut menjadi pembuka yang simbolik, menandai kembalinya Padi Reborn ke panggung konser besar setelah vakum hampir delapan tahun.
Band yang digawangi Fadly (vokal), Piyu (gitar), Ari (gitar), Rindra (bass), dan Yoyo (drum) tampil di atas panggung megah dengan tata cahaya dan visual yang dirancang imersif. Sejak nada pertama “Prolog” mengalun, ribuan Sobat Padi sebutan bagi penggemar mereka langsung menyambut dengan antusias.
“Sobat Padi dari seluruh Indonesia, Malaysia, dan Singapura, terima kasih sudah hadir malam ini. Semoga malam ini kalian semua terhibur jiwanya,” ujar Fadly dari atas panggung.
Selepas lagu pembuka, Padi Reborn melanjutkan penampilan dengan deretan lagu yang telah lama melekat di benak pendengar, seperti “Bayangkanlah”, “Menanti Sebuah Jawaban”, “Lingkaran”, dan “Sesuatu yang Indah”. Lagu-lagu tersebut dinyanyikan bersama oleh penonton yang memadati arena konser.
Konser Dua Delapan digelar untuk memperingati 28 tahun perjalanan musik Padi Reborn, band asal Surabaya yang dibentuk pada 1997. Konser ini sekaligus menjadi penanda kembalinya Padi Reborn ke industri musik, serta momentum peluncuran album studio kedelapan mereka yang bertajuk 28.
Dalam perayaan tersebut, Padi Reborn juga menggandeng sejumlah musisi tamu, di antaranya Sal Priadi dan Fanny Soegi, yang menghadirkan warna baru dalam perjalanan musikal band ini.
Bekerja sama dengan Northstar Entertainment, Megapro Communications, dan Mata Elang Production, konser ini menghadirkan panggung utama berbentuk lingkaran 360 derajat yang ditempatkan di tengah penonton. Panggung tersebut dilengkapi sistem hidrolik yang memungkinkan tiap personel tampil dari sudut pandang visual yang berbeda.
Pengalaman visual diperkuat dengan penggunaan circular LED di bagian atas dan bawah panggung, serta sistem digital hoist yang memungkinkan pergerakan cahaya dan layar berlangsung dinamis mengikuti alur pertunjukan. Konsep ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman menonton yang lebih dekat dan imersif.
Selain membawakan lagu-lagu lama yang diaransemen ulang, Padi Reborn juga memperkenalkan karya-karya terbaru dari album 28, seperti “Ego” dan “Haru Biru”, yang menegaskan semangat baru band ini dalam melanjutkan perjalanan bermusik bersama para pendengar.


















