JAKARTA,CentangSatu.com — Penyanyi muda KATYANA Mawira resmi memulai perjalanan di dunia musik rekaman lewat single debut berjudul “Tongkat Sihir”. Lagu ini menangkap perasaan jatuh suka pertama dengan sudut pandang yang jujur, penuh rasa penasaran, dan imajinasi khas remaja.
“Tongkat Sihir” menghadirkan cerita tentang fase awal menyukai seseorang saat perasaan belum sepenuhnya menjadi cinta, tetapi dipenuhi excitement, harapan, dan kebingungan membaca sinyal. Lagu ini menjadi refleksi pengalaman emosional yang dekat dengan keseharian remaja dan young listeners.
Ketertarikan KATYANA pada dunia tarik suara telah tumbuh sejak usia dini. Sejak kecil, ia aktif mengikuti berbagai kompetisi bernyanyi dan terlibat dalam sejumlah proyek musik, seperti Trust Junior Orchestra serta konser amal Yayasan Kanker Indonesia. Pendidikan vokal formal ia jalani sejak 2015, memperkaya fondasi teknik dan musikalitasnya.
Perjalanan musiknya terus berkembang hingga pada 2023, KATYANA mencatatkan pengalaman penting sebagai performer termuda di Java Jazz Festival, tampil penuh bersama Otti Jamalus Quartet. Selain dikenal sebagai penyanyi, KATYANA juga dikenal luas sebagai pemeran Milly dalam film musikal Rangga & Cinta.
Memasuki masa remaja, rasa penasarannya terhadap banyak hal semakin besar termasuk keinginan untuk mencoba hal baru dan mengekspresikan emosi yang mulai ia rasakan. Dari fase inilah “Tongkat Sihir” lahir, menjadi langkah awal KATYANA memasuki dunia musik rekaman sekaligus representasi perasaan jatuh suka pertama.
“Lagu ini bercerita tentang rasa penasaran saat mulai menyukai seseorang. Buat yang belum pernah pacaran, lagu ini bisa mewakili perasaan membayangkan bagaimana rasanya jatuh suka hal-hal kecil terasa spesial, tapi juga ada rasa takut kalau semuanya cuma ada di kepala sendiri,” ujar KATYANA.
Menariknya, meski secara personal KATYANA belum pernah menjalin hubungan pacaran, justru di situlah kejujuran emosi lagu ini berakar. “Tongkat Sihir” bukan tentang pengalaman cinta yang sudah terjadi, melainkan tentang excited anticipation rasa tidak sabar, deg-degan, dan kebingungan membaca perasaan sendiri.
Single ini ditulis dan dikomposisi oleh Mohammed Kamga, Tintin, Abram A. Lembono, dan Chevrina Anayang. Ide lagu berangkat dari musik dan notasi yang terasa ringan dan “lucu”, lalu berkembang menjadi cerita remaja yang dibalut analogi magis.
Konsep “Tongkat Sihir” dimaknai sebagai metafora perasaan jatuh cinta sebuah “sihir” yang membuat seseorang salah tingkah, bingung membaca sinyal, dan mempertanyakan perasaannya sendiri, meski sebenarnya tidak ada tongkat sihir sungguhan.
“‘Tongkat Sihir’ menggambarkan momen ketika seseorang jatuh cinta dan merasa seperti terkena sihir. Bukan karena ada sihir sungguhan, tapi karena perasaan itu sendiri yang membuat kita ragu ini nyata atau cuma kita yang kegeeran,” jelas Kamga.
Sejak awal, Kamga merasa lagu ini menemukan bentuknya yang utuh ketika dinyanyikan KATYANA. Warna suara dan visualnya dinilai membuat cerita dalam lirik terasa lebih jujur dan meyakinkan, seolah datang langsung dari pengalaman personal.
Dengan mood yang manis dan tema jatuh cinta untuk pertama kalinya, “Tongkat Sihir” menyasar pendengar remaja dan young listeners mereka yang pernah berada di fase awal jatuh suka, belum sepenuhnya cinta, tapi diam-diam berharap perasaan itu nyata.
“Semoga lagu ini bisa jadi teman buat pendengar yang lagi merasa penasaran dan bingung saat ‘terkena tongkat sihir’ oleh seseorang yang mereka suka, dan bikin mereka ngerasa nggak sendirian ngejalanin fase itu,” tutup KATYANA.
Single “Tongkat Sihir” telah resmi dirilis dan dapat didengarkan di seluruh platform digital streaming mulai 4 Februari 2026. Musik video lagu ini juga telah dirilis dan dapat disaksikan melalui kanal YouTube Trinity Optima Production.


















