Scroll untuk baca artikel
Umum

Bundaran HI Berubah Jadi Lautan Warna, Rano Karno: Inilah Denyut Jakarta Menuju Kota Global

189
×

Bundaran HI Berubah Jadi Lautan Warna, Rano Karno: Inilah Denyut Jakarta Menuju Kota Global

Sebarkan artikel ini

Jakarta,CentangSatu.com -|Hujan yang mengguyur Bundaran Hotel Indonesia tak mampu meredam euforia ribuan warga yang tumplek blek di Jakarta Penuh Warna (JPW) 2026, Minggu (8/2). Payung-payung terbuka, kamera ponsel terangkat, dan sorak sorai terus mengalir Jakarta merayakan dirinya sendiri.

Di tengah parade budaya, atraksi komunitas, hingga panggung kreativitas anak muda, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno turun langsung menyapa warga. Pesannya tegas: keberagaman bukan sekadar slogan, melainkan energi utama yang menggerakkan Jakarta menuju kota global yang inklusif dan penuh daya cipta.

“Ini bukan cuma hiburan. Hari ini kita merayakan warna-warni budaya, komunitas, UMKM, sampai kreativitas generasi muda. Inilah denyut nadi Jakarta hidup, optimistis, dan terus bergerak,” ujar Rano di hadapan massa.

JPW, yang rutin digelar setiap bulan bertepatan dengan Car Free Day, menjelma ruang kolaborasi lintas sektor: seni, budaya, olahraga, hingga pemberdayaan ekonomi warga. Edisi kali ini terasa spesial karena dirangkaikan dengan perayaan HUT ke-58 Kadin DKI Jakarta, melibatkan sederet mitra strategis seperti PMI, Karang Taruna DKI Jakarta, KORMI, Forum CSR DKI Jakarta, hingga Grab Indonesia.

Warna budaya kian terasa lewat atraksi barongsai menyambut Tahun Baru Imlek. Sementara itu, semangat olahraga ikut menyala seiring gaung Piala Dunia FIFA 2026. Anak-anak dari berbagai Sekolah Sepak Bola tampil memamerkan skill, menjadi simbol harapan baru olahraga ibu kota.

Tak berhenti sampai di situ. Rano juga mengajak generasi muda Jakarta aktif mengambil peran di berbagai ruang kolaborasi dari seni pertunjukan hingga kegiatan sosial dan penguatan ekonomi komunitas.

“Jakarta butuh kreativitas, kepedulian, dan keberanian anak-anak mudanya. Masa depan kota ini lahir dari partisipasi mereka,” tegasnya.

Agenda kemeriahan Jakarta masih panjang. Pada 13 Februari mendatang, Bundaran HI kembali jadi pusat perhatian lewat Jakarta Light Festival, lengkap dengan lomba dekorasi lampion antar-gedung bertema Imlek.

Menatap usia 500 tahun Jakarta pada 2027, Rano memastikan ruang publik ibu kota akan makin sering diisi kegiatan bertaraf internasional yang memadukan budaya dan olahraga. Salah satunya lewat pembentukan Jakarta Drum Corps yang diproyeksikan melaju ke panggung kejuaraan dunia marching band.

“Hidup sehat, peduli sesama, dan saling menghargai dalam keberagaman itulah fondasi Jakarta menuju kota global,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *