Scroll untuk baca artikel
Hiburan

Luna Maya Pilih “Puasa Film” di 2026, All Out di SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa

72
×

Luna Maya Pilih “Puasa Film” di 2026, All Out di SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa

Sebarkan artikel ini

Jakarta,CentangSatu.com — Setelah sepanjang 2025 sibuk wara-wiri di layar lebar dengan berbagai karakter, Luna Maya mengambil keputusan besar di 2026: hanya bermain dalam satu film.

Judulnya bukan sembarang proyek  melainkan horor prestisius produksi Soraya Intercine Films, SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa.

Film ini sekaligus menandai kali ketiga Luna dipercaya menghidupkan IP horor terbesar Indonesia, Suzzanna. Namun kali ini ada kejutan besar: Luna tidak lagi menjadi hantu.

“Di film ini aku justru lebih senang, karena enggak jadi sundel bolong. Suzzanna di sini manusia full dari awal sampai akhir. Itu yang paling beda,” ujar Luna.

Tak hanya itu, Luna juga akan beradu akting dengan Reza Rahadian aktor peraih 6 Piala Citra FFI menjadikan proyek ini salah satu kolaborasi paling ditunggu tahun ini.

Hidupkan Marwah Sang Legenda

Meski tak tampil sebagai sosok mistis, tantangan Luna justru terasa lebih berat. Ia berusaha menghadirkan karakter Suzzanna dengan tetap menjaga “roh” akting sang legenda.

“Bunda Suzzanna punya ciri khas banget. Dari dialog, intonasi, sampai pelafalan huruf-huruf tertentu. Aku banyak nonton ulang klip-klip beliau, dengar cara bicara beliau, itu yang terus aku ingat,” ungkap Luna.

Pendekatan ini dilakukan demi menjaga marwah almarhum Suzzanna ikon horor Indonesia yang tak tergantikan.

Satu-satunya Film Luna di 2026

Menariknya, SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa menjadi satu-satunya film Luna Maya sepanjang 2026.

“Ini film aku satu-satunya tahun ini. Jadi jangan sampai enggak ditonton,” katanya sambil tersenyum.

Ia pun berharap film ini bisa menjadi tontonan utama keluarga saat Lebaran.

“Mudah-mudahan bisa jadi film Lebaran paling dinantikan dan mengajak keluarga datang ke bioskop bareng orang tersayang.”

Deretan Bintang Lintas Generasi

Selain Luna Maya dan Reza Rahadian, film ini juga diperkuat jajaran pemain lintas generasi:

Clift Sangra, Djenar Maesa Ayu, Adi Bing Slamet, El Manik, Yatti Surachman, Iwa K, Nunung, Andi /Rif, Budi Bima, Aziz Gagap, Ence Bagus, Sabar Bokir, Petrix Gembul, hingga Piet Pagau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *