Scroll untuk baca artikel
Metropolitan

Pramono Anung Resmikan Transjabodetabek B51 Cawang–Cikarang, Warga Kini Bisa Ngantor Lebih Murah & Bebas Macet

268
×

Pramono Anung Resmikan Transjabodetabek B51 Cawang–Cikarang, Warga Kini Bisa Ngantor Lebih Murah & Bebas Macet

Sebarkan artikel ini

Jakarta,CentangSatu.com — Kabar gembira bagi para komuter Jabodetabek. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi membuka rute baru Transjabodetabek B51 Cawang–Cikarang, Rabu. Jalur ini menghubungkan Jakarta Timur langsung ke kawasan industri Cikarang, menjadi senjata baru Pemprov DKI untuk memangkas kemacetan sekaligus menghadirkan transportasi publik yang ramah kantong.

Pramono menegaskan, pembukaan rute ini merupakan bagian dari strategi besar memperkuat konektivitas lintas wilayah Jabodetabek khususnya pada koridor padat Cikarang–Jakarta Timur yang selama ini dikenal rawan macet.

“Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, Jakarta membuka dua rute baru Transjabodetabek. Salah satunya Cawang–Cikarang. Hari ini resmi beroperasi dan kami berharap bisa signifikan mengurangi kemacetan,” ujar Pramono.

Rute B51 melayani penumpang setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB. Tarifnya pun sangat terjangkau: Rp2.000 pada jam pagi (05.00–07.00 WIB) dan Rp3.500 untuk perjalanan pukul 07.00–22.00 WIB.

Pada tahap awal, Transjakarta menurunkan 14 armada bus yang melayani lintasan pulang-pergi sepanjang sekitar 89 kilometer, dengan 11 titik pemberhentian strategis. Kehadiran B51 diharapkan menjadi alternatif favorit warga yang ingin bepergian dengan aman, nyaman, dan hemat biaya.

Tak hanya itu, Pramono juga memberi sinyal kuat soal pembukaan rute Transjabodetabek lainnya, termasuk Blok M–Bandara Soekarno-Hatta menjelang musim mudik Lebaran.

“Secara prinsip izin dari Kementerian Perhubungan sudah keluar. Tinggal penyempurnaan beberapa halte baru. Saya sudah menargetkan Dishub dan Transjakarta agar rute tersebut bisa beroperasi sebelum Lebaran,” katanya.

Jika terealisasi tepat waktu, rute-rute baru ini diyakini bakal menjadi game changer mobilitas warga dari pekerja harian hingga pemudik sekaligus memperkuat posisi transportasi publik sebagai tulang punggung Jakarta dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *