Scroll untuk baca artikel
Metropolitan

Dua Bus Tabrakan di Jalur Layang Swadarma, Transjakarta Tanggung Biaya Korban

9
×

Dua Bus Tabrakan di Jalur Layang Swadarma, Transjakarta Tanggung Biaya Korban

Sebarkan artikel ini

JAKARTA,CentangSatu.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas insiden kecelakaan yang melibatkan dua armada bus di Koridor 13 (jalur layang) ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (23/2) pagi.

Insiden tersebut melibatkan bus operator BMP 220263 dan MYS 17100. Akibat kejadian itu, bagian depan kedua armada mengalami kerusakan dan sebanyak 18 pelanggan dilaporkan mengalami luka ringan.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan pihaknya bersama petugas di lapangan segera melakukan penanganan cepat dengan mengevakuasi seluruh penumpang untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan pelanggan. Petugas telah melakukan evakuasi cepat ke halte terdekat, dan pelanggan yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan,” ujar Ayu dalam keterangannya.

Ia memastikan para pelanggan yang terluka telah memperoleh perawatan, termasuk di RS Sari Asih. Seluruh biaya penanganan medis, kata dia, ditanggung oleh Transjakarta bersama operator.

Berdasarkan temuan sementara di lapangan, kecelakaan terjadi saat bus BMP 220263 tengah melayani rute dari Tegal Mampang menuju JORR. Ketika mendekati Halte Swadarma, pramudi berinisial Y diduga mengantuk sehingga kendaraan melintas ke jalur sebelah.

Pada saat bersamaan, bus MYS 17100 melintas dari arah berlawanan. Tabrakan pun tidak terhindarkan dan menyebabkan kerusakan pada kedua armada.

Transjakarta menyatakan berkomitmen menangani situasi ini secara cepat, transparan, dan profesional. Evaluasi internal juga dilakukan untuk memastikan standar keselamatan layanan tetap menjadi prioritas utama.

Meski terjadi insiden, layanan di Koridor 13 dipastikan tetap berjalan dengan penyesuaian operasional di lapangan. Transjakarta juga menegaskan akan memperkuat prosedur keselamatan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *