Jakarta,CentangSatu.com -| Tanggal 24 Februari menjadi momen istimewa bagi Sisca Saras. Tepat di hari ulang tahunnya yang ke-26, solois bernama lengkap Fransisca Saraswati Puspa Dewi itu resmi merilis single kelimanya bertajuk “Katanya Cinta”. Lagu ini bukan sekadar kado ulang tahun, melainkan juga penanda kedewasaan bermusik sekaligus fase baru dalam perjalanan karier solonya.
Meski sudah sempat diperdengarkan sejak 2024, “Katanya Cinta” baru benar-benar menemukan momentum rilisnya tahun ini. Lagu ciptaan Clara Riva tersebut sebelumnya sempat menjadi kandidat single, namun urung dipilih dan akhirnya “disimpan”.
“Lagu ini sempat jadi opsi waktu aku mau rilis single beberapa waktu lalu, tapi belum terpilih. Pas cari lagu untuk rilisan kelimaku, kami langsung teringat ‘Katanya Cinta’,” ujar Sisca. Bersama Clara Riva, ia pun mengulik ulang beberapa bagian lirik, sementara aransemen nada tetap dipertahankan seperti versi awal.
Lagu Tersedih dalam Diskografinya
“Katanya Cinta” mengangkat tema hubungan yang harus diakhiri karena sama-sama saling menyakiti. Bagi Sisca, mempertahankan hubungan yang terasa menyiksa hanya akan memperpanjang luka.
Menariknya, ia mengakui bahwa membawakan lagu galau justru lebih menantang ketimbang lagu bernuansa ceria.
“Buat aku, menyanyikan lagu galau itu lebih sulit daripada lagu senang. Bahkan aku merasa ini lagu tersedihku,” ungkapnya.
Namun, ia tak ingin menumpahkan emosi secara berlebihan. Tantangannya adalah menghadirkan rasa yang tulus tanpa terjebak dalam luapan perasaan yang terlalu dalam. “Aku menyanyikan lagu ini dengan hati-hati karena takut nangis,” katanya sambil tersenyum.
Pesan: Jangan Paksa Cinta
Lewat single ini, Sisca ingin menyampaikan pesan tegas tentang pentingnya hubungan yang sehat.
“Kalau hubungan sudah terasa menyiksa, jangan dipaksa. Bisa-bisa kita yang gila sendiri. Carilah cinta yang setara,” ujarnya.
Baginya, hubungan yang sehat adalah relasi yang menghadirkan ketenangan, bukan rasa dikejar, dicurigai, atau terus-menerus khawatir. “Katanya Cinta” menjadi semacam pengingat bahwa cinta tak seharusnya melukai.
Dirilis tepat di hari ulang tahunnya, Sisca berharap lagu ini menjadi penutup fase galau dalam hidupnya. Ia ingin memasuki usia baru dengan energi yang lebih positif—tanpa bayang-bayang luka lama.
Single ini menjadi rilisan kelima Sisca bersama WeCord Evermore Indonesia. Ia mengaku terharu dan bersyukur atas perjalanan musik yang sejauh ini mendapat respons hangat dari para pendengar.
“Aku berharap bisa terus berkarya dan menghadirkan karya-karya baru di 2026 ini, dibantu orang-orang hebat di sampingku. Bukan di belakang, tapi di samping,” ucapnya.
Sebagai bentuk rasa syukur di usia ke-26, Sisca juga menargetkan langkah lebih besar: menggelar showcase atau konser solo, bahkan merilis album penuh sebagai tanda terima kasih untuk para penggemarnya.
Single “Katanya Cinta” kini sudah dapat didengarkan di berbagai platform musik digital, menjadi babak baru bagi Sisca Saras lebih dewasa, lebih jujur, dan lebih berani berkata: jika itu bukan cinta yang sehat, lepaskan.


















