Jakarta,CentangSatu.com — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menerima audiensi jajaran MD Entertainment yang dipimpin produser Manoj Punjabi di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas penguatan ekosistem perfilman nasional, dukungan regulasi, serta kolaborasi strategis antara pemerintah dan industri guna memajukan budaya Indonesia melalui medium film.
Dalam pengantarnya, Fadli menyatakan bahwa industri film nasional menunjukkan perkembangan yang menggembirakan dalam beberapa tahun terakhir. Menurut dia, capaian tersebut perlu dijaga keberlanjutannya agar ekosistem tetap tumbuh sehat dan berdaya saing.
“Industri film kita bagus, harus kita jaga. Juga bagaimana terus menghidupkan agar masyarakat tetap ke bioskop,” ujarnya.
Fadli menekankan pentingnya regulasi yang berimbang, yang mampu melindungi sekaligus mendorong kreativitas. Ia menilai keberhasilan industri tidak dapat dilepaskan dari peran produser, sutradara, penulis skenario, aktor, serta seluruh pelaku kreatif yang menghadirkan konten berkualitas.
Salah satu perhatian utama, kata Fadli, adalah penguatan kualitas penulisan skenario melalui workshop dan manajemen talenta. Ia juga menyoroti perlunya identifikasi berbagai hambatan (bottleneck) dalam rantai produksi dan distribusi film nasional.
Pengalaman berdialog dengan sineas India dalam forum Waves di India pada Mei tahun lalu, menurut dia, menunjukkan bahwa kekuatan industri film India terletak pada fondasi skenario yang solid serta dukungan digitalisasi yang maju. Hal tersebut menjadi refleksi untuk terus memperkuat daya saing film Indonesia di tingkat global.
Lebih lanjut, Fadli mengapresiasi semakin banyaknya film Indonesia yang mengangkat realitas kehidupan sehari-hari secara relevan. Ia berharap kolaborasi pemerintah dan industri dapat melahirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membawa misi kebudayaan—merefleksikan musik, bahasa, sastra, tradisi lisan, ritus, manuskrip, hingga ekspresi budaya seperti tari, fesyen, dan kuliner.
Sementara itu, Manoj Punjabi menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Kebudayaan terhadap perkembangan industri perfilman nasional. Ia menyebut dalam dua tahun terakhir film Indonesia berhasil menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mendominasi box office nasional.
“Film Indonesia sangat maju dan kita punya misi agar film Indonesia tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Film mencerminkan budaya kita dan juga meng-influence budaya kita. Karena itu, kita harus membuat film yang lebih baik lagi, penuh nilai moral dan nilai budaya yang positif,” ujar Manoj.
Pertemuan tersebut juga dihadiri sutradara Hanung Bramantyo dan jajaran MD Entertainment. Turut mendampingi Menbud, Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra.
Audiensi ini menegaskan komitmen Kementerian Kebudayaan untuk terus bersinergi dengan pelaku industri perfilman dalam menciptakan ekosistem yang sehat, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemajuan kebudayaan nasional. Di tengah persaingan global dan perubahan pola konsumsi masyarakat, kolaborasi yang kuat dinilai menjadi kunci agar perfilman Indonesia kian kokoh sebagai representasi identitas budaya bangsa.|Sumber KemenbudRI


















