Jakarta,CentangSatu.com -|Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri kegiatan penunaian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Ramadan oleh para pejabat serta pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kamis (5/3), di Balai Kota Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono mengapresiasi kinerja BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta yang dinilai berhasil menghimpun dan menyalurkan dana ZIS secara akuntabel dan transparan.
Menurut Pramono, tata kelola yang baik telah meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat tersebut. Hal itu tercermin dari tren peningkatan penghimpunan dana umat dari tahun ke tahun.
“Kami mengapresiasi komitmen BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dalam menghimpun dan menyalurkan dana tersebut secara profesional. Keberhasilan ini merupakan bukti kepercayaan masyarakat sekaligus instrumen penting dalam membantu pemenuhan kebutuhan para penerima manfaat,” ujar Pramono.
Ia menambahkan, bulan Ramadan menjadi momentum penting untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial melalui penunaian ZIS.
Pada 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan penghimpunan dana ZIS mencapai Rp450 miliar. Target tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan penerima manfaat sekaligus memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat.
“Target ini diharapkan dapat memperluas jangkauan mustahik serta memperkuat berbagai program pemberdayaan ekonomi umat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” kata Pramono.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengajak para pejabat, aparatur sipil negara (ASN), serta pimpinan BUMD di lingkungan Pemprov DKI Jakarta untuk menunaikan ZIS dengan penuh keikhlasan.
Ia optimistis target penghimpunan ZIS pada 2026 dapat tercapai, bahkan melampaui target, apabila didukung partisipasi seluruh pihak.
“Saya mengajak para pejabat, ASN, dan pimpinan BUMD untuk menunaikan ZIS dengan penuh keikhlasan. Dengan kebersamaan, saya optimistis target penghimpunan tahun 2026 dapat tercapai bahkan terlampaui,” ujar Rano.
Sebagai informasi, pada 2025 BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berhasil menghimpun dana ZIS sebesar Rp396,356 miliar atau 99,09 persen dari target Rp400 miliar. Dana tersebut berasal dari kontribusi tunjangan kinerja daerah (TKD) ASN maupun sumber lainnya, yang kemudian disalurkan untuk berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat di Jakarta.


















