Scroll untuk baca artikel
HiburanMusik

28 Tahun : Padi Reborn Siap Bikin Tennis Indoor Bergemuruh

159
×

28 Tahun : Padi Reborn Siap Bikin Tennis Indoor Bergemuruh

Sebarkan artikel ini

JAKARTA,CentangSatu.com -|Setelah 28 tahun perjalanan musik dan sempat vakum hampir satu dekade Padi Reborn siap comeback all out lewat Konser Dua Delapan, Sabtu (31/1), di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Bukan sekadar konser nostalgia, ini adalah momen “reborn” sesungguhnya: energi baru, kolaborasi lintas generasi, dan konsep panggung yang nggak main-main.

Konser ini menandai usia 28 tahun band asal Surabaya yang berdiri sejak 1997, sekaligus jadi panggung selebrasi album studio kedelapan mereka yang bertajuk 28. Intinya: Padi Reborn nggak mau cuma mengulang masa lalu mereka mau ngajak penonton merayakan masa kini.

“Kami ingin menghadirkan energi baru yang fresh tanpa mengubah identitas Padi Reborn,” kata Ari, sang gitaris. Dan energi baru itu datang dari kolaborasi bareng dua nama yang dekat dengan telinga Gen Z: Sal Priadi dan Fanny Soegi.

Menurut Ari, dua musisi ini bukan sekadar bintang tamu. “Mereka punya karakter kuat dan bisa memberi penyegaran di lagu-lagu kami. Yang bikin makin klik, ternyata mereka juga tumbuh dengan lagu-lagu Padi,” ujarnya.

Dari sisi visual, Konser Dua Delapan juga siap jadi pengalaman yang immersive. Padi Reborn bekerja sama dengan Northstar Entertainment, Megapro Communications, dan Mata Elang Production untuk membangun panggung 360 derajat di tengah penonton. Ditambah sistem hidrolik, circular LED, dan digital hoist, konser ini dirancang supaya penonton nggak cuma nonton—tapi benar-benar “tenggelam” di dalam pertunjukan.

Soal setlist? Siap-siap nostalgia plus kejutan. Lagu-lagu lama Padi Reborn bakal diaransemen ulang, dipadukan dengan materi baru dari album 28, termasuk “Ego” dan “Haru Biru.” Perpaduan era lama dan rasa baru ini jadi benang merah Konser Dua Delapan.

“Ini selebrasi untuk semua pecinta musik Indonesia, terutama Sobat Padi yang sudah menemani kami selama 28 tahun,” ujar Fadly. Sementara Yoyo, sang drummer, memastikan konser ini bakal jadi memori yang susah dilupain. “Datang dan rayakan bareng kami. Kita bikin kenangan yang unforgettable,” katanya.

Dua delapan bukan cuma angka. Ini cerita panjang, musik yang tumbuh bareng generasi, dan panggung tempat Padi Reborn bilang: kami masih di sini dan kami masih ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *