Scroll untuk baca artikel
Umum

Prilly Latuconsina Minta Maaf soal Kontroversi #OpenToWork di LinkedIn

150
×

Prilly Latuconsina Minta Maaf soal Kontroversi #OpenToWork di LinkedIn

Sebarkan artikel ini

Jakarta,CentangSatu.com -| Beberapa waktu terakhir, linimasa media sosial diramaikan oleh kemunculan Prilly Latuconsina di platform pencarian kerja LinkedIn. Aktris sekaligus produser tersebut diketahui menyematkan badge #OpenToWork, yang menandakan dirinya tengah membuka peluang pekerjaan baru.

Langkah Prilly awalnya menuai respons positif dari warganet. Banyak yang mendukung keputusannya untuk menjajal tantangan di luar dunia keartisan, terlebih setelah dirinya tidak lagi terlibat di rumah produksi Sinemaku Pictures. Prilly pun sempat menyatakan kesiapan untuk belajar dan menambah pengalaman baru.

Namun, dukungan tersebut berubah menjadi kritik ketika muncul dugaan bahwa kehadiran Prilly di LinkedIn berkaitan dengan kampanye salah satu merek pasta gigi. Dalam profilnya, Prilly sempat mencantumkan identitas sebagai brand ambassador, yang kemudian memicu anggapan bahwa penggunaan badge #OpenToWork hanyalah gimmick promosi.

Situasi itu memantik kemarahan sebagian warganet, yang menilai langkah tersebut tidak sensitif terhadap kondisi para pencari kerja.

Permintaan Maaf Prilly

Menyadari polemik yang berkembang, Prilly mengunggah video permintaan maaf kepada publik pada Selasa (3/2/2025).

“Aku paham kalau situasi ini memunculkan banyak reaksi dan emosi. Aku juga mengerti kenapa sebagian dari kalian merasa marah, kecewa, atau nggak nyaman,” ujar Prilly.

Ia menegaskan bahwa klarifikasi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus upaya memperbaiki cara berkomunikasinya ke publik.

“Aku minta maaf dengan tulus kalau apa yang terjadi telah menimbulkan rasa nggak nyaman atau kesalahpahaman. Ini sama sekali bukan yang ingin aku ciptakan,” ucapnya.

Prilly juga menekankan bahwa sejak awal dirinya tidak berniat bersikap tidak sensitif maupun mengabaikan empati terhadap situasi yang dihadapi banyak orang.

Tujuan Memperluas Jejaring

Lebih lanjut, Prilly mengakui bahwa ia memiliki latar belakang dan pengalaman yang berbeda dibandingkan sebagian besar pencari kerja.

Menurutnya, penggunaan badge Open to Work semata-mata bertujuan untuk memperluas jaringan profesional dan membuka peluang kolaborasi, khususnya di luar bidang keartisan.

“Ini bukan untuk mengambil kesempatan siapa pun, tapi sebagai bagian dari proses belajarku dan upaya untuk bertumbuh,” jelasnya.

Terkait akun LinkedIn yang sempat tidak dapat diakses, Prilly menyebut hal itu dipicu oleh lonjakan aktivitas yang tinggi dalam waktu singkat.

“Aku berkomitmen untuk terus menjalankan kerja sama serta kegiatan yang berdampak positif untuk banyak orang,” katanya.

Menutup pernyataannya, Prilly kembali menyampaikan permohonan maaf.

“Sekali lagi aku minta maaf karena telah menimbulkan situasi yang tidak nyaman. Terima kasih atas masukan, perhatian, dan pengertiannya,” pungkas Prilly.|Foto ;Instagram@prillylatuconsina96

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *