Scroll untuk baca artikel
MetropolitanSport

Pramono Anung Lepas Soekarno Run Runniversary 2026, Tegaskan Olahraga sebagai Ruang Kebangsaan

13
×

Pramono Anung Lepas Soekarno Run Runniversary 2026, Tegaskan Olahraga sebagai Ruang Kebangsaan

Sebarkan artikel ini

Jakarta,CentangSatu.com — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas (flag off) ajang Soekarno Run Runniversary 2026 yang diikuti 10.000 peserta di kawasan Parkir Timur Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Minggu (15/2).

Dalam sambutannya, Pramono menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap kegiatan tersebut sebagai bentuk olahraga publik yang inklusif, menyehatkan, sekaligus sarat nilai kebangsaan. Ia menyebut, dukungan ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang berbudaya, sekaligus upaya memperkuat sport tourism yang berdampak langsung pada sektor pariwisata dan perekonomian.

“Melalui Soekarno Run Runniversary 2026, kami berharap olahraga dapat menjadi ruang perjumpaan lintas generasi yang meneguhkan identitas kebangsaan sekaligus memperkuat komitmen membangun Jakarta yang sehat, inklusif, dan berdaya saing global,” ujar Pramono.

Menurut dia, Soekarno Run bukan sekadar ajang lari, melainkan gerakan kebangsaan yang menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno atau Bung Karno. Nilai berdikari, gotong royong, serta keberpihakan kepada rakyat dinilai tetap relevan untuk diwariskan kepada generasi muda.

“Semangat ini harus terus kita jaga dan wariskan,” imbuhnya.

Pramono juga mengapresiasi antusiasme masyarakat. Sebanyak 10.000 kuota pelari dilaporkan habis terjual hanya dalam tiga hari. Hal itu, menurutnya, menjadi indikator kuat bahwa pemikiran Bung Karno masih dicintai lintas generasi.

Ia turut menyoroti kepemimpinan kolektif generasi muda dalam penyelenggaraan acara ini. Soekarno Run dipimpin oleh 10 pimpinan muda dari unsur mahasiswa dan pelajar, sejalan dengan pesan legendaris Bung Karno: “Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”

“Penyelenggaraan yang melibatkan dan dipimpin anak-anak muda menjadi bukti bahwa regenerasi kepemimpinan terus berjalan. Jakarta memberi ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk tampil dan memimpin,” kata Pramono.

Selain kategori umum, ajang ini juga menghadirkan kategori Pelajar 10K. Para pemenang podium memperoleh beasiswa pendidikan sebagai bentuk keberpihakan terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya mendorong regenerasi kepemimpinan nasional.

Komitmen keberlanjutan diwujudkan melalui program Merawat Pertiwi. Panitia menerapkan pengelolaan sampah terintegrasi serta menghadirkan reverse vending machine untuk mendorong ekonomi sirkular dan meningkatkan kepedulian lingkungan. Desain jersey, medali, hingga kartu pos bergambar Bung Karno juga dirancang sebagai medium edukasi.

“Peserta diharapkan tidak hanya membawa pulang pengalaman berlomba, tetapi juga nilai-nilai perjuangan dan semangat kebangsaan,” tutup Pramono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *