Scroll untuk baca artikel
Hiburan

The HU Rilis ‘The Real You’, Hunnu Rock Menghantam Lebih Agresif

10
×

The HU Rilis ‘The Real You’, Hunnu Rock Menghantam Lebih Agresif

Sebarkan artikel ini

Jakarta,CentangSatu.com -| Grup rock Mongolia berskala global, The HU, kembali mengguncang lanskap musik dunia lewat perilisan single terbaru mereka, “The Real You”, yang dirilis melalui Better Noise Music, Rabu (18/2).

Single ini bukan sekadar penanda fase baru, tetapi juga pernyataan sikap. The HU terdengar lebih agresif, lebih atmosferik, dan lebih tajam. Sentuhan rock Barat terasa kental, namun identitas khas mereka Hunnu Rock, perpaduan throat singing Mongolia dan instrumen tradisional seperti morin khuur tetap menjadi tulang punggung.

Diproduseri oleh Dashka (Dashdondog Bayarmagnai) dan di-mixing oleh Chris Lord-Alge, peraih lima Grammy Awards, “The Real You” menjelma sebagai komposisi yang padat dan menghantam. Dentuman ritme modern berpadu dengan vokal guttural yang dalam, menghadirkan lanskap sonik yang intens sekaligus emosional.

“Single ‘The Real You’ adalah representasi dari album baru kami yang akan datang,” ujar Temka. “Kami merekam lagu ini dengan membayangkan para leluhur kami yang melaju kencang menunggang kuda melintasi bentang alam. Dengarkan lagu ini untuk mengekspresikan perasaan yang selama ini kamu pendam dan rasakan energi luar biasa yang kami salurkan kepada pendengar.”

Imaji tentang padang rumput luas dan derap kuda bukan sekadar metafora. Ia menjadi napas dalam produksi lagu ini liar, cepat, dan tak terikat. The HU seolah mengajak pendengar kembali pada akar, tanpa kehilangan relevansi dengan energi rock kontemporer.

Lebih dari sekadar karya musik, “The Real You” memuat pesan reflektif yang kuat. Lagu ini terinspirasi dari peribahasa Mongolia: “Jangan khawatir tentang apa yang ada di atas kepala orang lain, tapi khawatirkan apa yang tidak ada di kepalamu sendiri.” Sebuah kritik halus terhadap budaya menghakimi dan penyalahgunaan kuasa.

Meski dinyanyikan sepenuhnya dalam bahasa Mongolia, emosi yang dibangun terasa universal. Liriknya menyoroti manipulasi, ketakutan, hingga penyalahgunaan kekuatan tema yang lintas batas budaya dan geografi.

Sebagai band yang telah membawa musik Mongolia ke panggung global dan diakui sebagai UNESCO Artist for Peace, The HU konsisten menegaskan posisi mereka bukan hanya sebagai fenomena eksotis, melainkan sebagai kekuatan musik dunia yang serius dan berdaya saing.

Dengan “The Real You”, The HU tidak sekadar merilis single. Mereka mempertegas identitas bahwa di tengah industri musik yang kerap seragam, suara yang paling lantang justru lahir dari keberanian menjadi diri sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *