Scroll untuk baca artikel
Hiburan

Pelangi di Mars “Keliling Langit Indonesia” Lewat Balon Raksasa Jelang Lebaran 2026

8
×

Pelangi di Mars “Keliling Langit Indonesia” Lewat Balon Raksasa Jelang Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini

Jakarta,CentangSatu.com — Langit ibu kota tak lagi sekadar biru. Sebuah balon raksasa bertema Pelangi di Mars resmi mengudara dari kawasan SCBD Tunnel BEJ, menjadi pembuka tur visual yang akan “mengelilingi langit Indonesia” sepanjang Februari menuju perilisan Lebaran 2026.

Instalasi ini bukan sekadar gimmick promosi. Ia dirancang sebagai simbol ambisi besar: menjadikan Pelangi di Mars bukan hanya film, tetapi intellectual property (IP) kebanggaan Indonesia yang berumur panjang dan mampu bersaing di level global.

Simbol Bahwa Cerita Ini Milik Semua Orang

Produser Dendi Reynando menyebut balon raksasa itu sebagai representasi semangat inklusif filmnya.

“Balon ini kami hadirkan sebagai simbol bahwa Pelangi di Mars adalah cerita untuk semua orang. Kami ingin film ini terasa dekat, bisa dilihat, dan dirasakan bersama bahkan sebelum penonton masuk ke bioskop,” ujarnya.

Ia menegaskan, visi mereka tak berhenti pada satu judul layar lebar. Targetnya adalah IP asli Indonesia yang punya “hidup panjang” dan menjadi kebanggaan keluarga lintas generasi.

Dukungan juga datang dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, yang hadir dalam peluncuran.

“Kami bangga mendukung Pelangi di Mars sebagai film Indonesia dengan pencapaian besar dari sisi skala produksi dan kualitas visual. Ini bukti industri kreatif kita mampu menghadirkan karya ramah anak yang berkualitas dan relevan,” katanya.

Kolaborasi Besar di Jantung Ibu Kota

Peluncuran balon raksasa ini mendapat dukungan kawasan SCBD sebagai salah satu ikon modern Jakarta. Perwakilan Artha Graha Group menyatakan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar talenta lokal memiliki ruang tumbuh yang luas.

Momentum ini sekaligus melanjutkan gaung setelah perilisan trailer resmi pekan lalu yang memamerkan lanskap Mars futuristik dengan sentuhan emosional khas film keluarga.

Petualangan Anak Pertama yang Lahir di Mars

Disutradarai oleh Upie Guava, film ini mengisahkan Pelangi anak pertama yang lahir di Mars yang bersama teman-teman robotnya melanjutkan misi sang ibu mencari mineral penyelamat krisis air di Bumi.

Deretan pemainnya mempertemukan wajah muda dan nama populer: Messi Gusti, Lutesha, Rio Dewanto, dan Livy Renata.

Sementara jajaran pengisi suara diisi oleh Kristo Immanuel, Bimoky, Gilang Dirga, Vanya Rivani, dan Dimitri Arditya.

Siap Menjelajahi Mars

Kehadiran balon raksasa di berbagai titik kota diharapkan menjadi pengalaman visual yang mengajak publik semakin dekat dengan dunia Pelangi bahkan sebelum layar bioskop menyala.

Jika suatu sore Anda melihat warna-warni mencolok mengapung di atas gedung-gedung Jakarta itu bukan sekadar balon. Itu adalah undangan untuk menjelajah Mars.

Pelangi di Mars dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada Lebaran, 18 Maret 2026. Ikuti perkembangan terbarunya melalui media sosial resmi @pelangidimars dan @mahakaryapictures.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *