JAKARTA,CentangSatu.com — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan komitmen pengamanan arus mudik dan balik Lebaran melalui peluncuran tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” yang dijadwalkan pada 3 Maret 2026.
Menurut Agus, tagline tersebut mengandung pesan mendasar bahwa keselamatan dalam perjalanan menjadi syarat utama terwujudnya kebahagiaan saat berkumpul bersama keluarga di hari raya. Tanpa keselamatan, momen silaturahmi tidak akan berlangsung sempurna.
Ajakan itu merupakan tindak lanjut arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar seluruh jajaran Polri memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Pengamanan mudik, kata dia, harus berjalan optimal, humanis, dan profesional.
Dengan semangat “Mudik Aman, Perjalanan Nyaman, Lebaran Pun Makin Berkesan”, Agus mengajak masyarakat menjadikan perjalanan mudik sebagai momentum yang aman, tertib, dan penuh kesadaran. Ia menekankan pentingnya menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama.
Mudik, menurut dia, bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum sakral untuk mempererat silaturahmi. Karena itu, masyarakat diimbau mempersiapkan perjalanan secara matang, memastikan kondisi fisik prima, kendaraan laik jalan, serta kelengkapan administrasi berkendara.
Kakorlantas juga mengingatkan pentingnya disiplin berlalu lintas, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta tidak memaksakan diri saat kelelahan.
Polri bersama para pemangku kepentingan telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, pos pengamanan, serta pelayanan terpadu untuk menjamin kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Ketertiban di jalan menentukan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Mari kita wujudkan mudik yang aman agar keluarga bahagia dan Lebaran benar-benar berkesan,” ujar Agus.
Melalui sinergi antara petugas dan masyarakat, diharapkan arus mudik tahun ini dapat berjalan lancar, minim kecelakaan, serta menghadirkan suasana perjalanan yang tertib dan penuh empati. Dengan demikian, semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” tidak sekadar menjadi slogan, melainkan terwujud nyata di seluruh Indonesia.


















