Scroll untuk baca artikel
Film

KOLONG MAYIT Tayang 2026, Tema Zombie dengan Kearifan Lokal

19
×

KOLONG MAYIT Tayang 2026, Tema Zombie dengan Kearifan Lokal

Sebarkan artikel ini

KOLONG MAYIT Tayang 2026, Tema Zombie dengan Kearifan Lokal

JAKARTA, Kolong Mayit adalah sebuah film terbaru produksi Rumah Semut Film dan Sultra Sinema Investama yang di adaptasi dari sebuah thread dari forum Kaskus berjudul Rarasukma karya M. Shiddig.

Skenarionya kemudian dikembangkan oleh tim penulis yang dikepalai oleh Aria Gardhadipura yang sebelumnya juga sukses menulis film Lift yang baru saja tayang di bioskop.

Di bintangi oleh Samuel Rizal, Leoni Vitria, Cahya Arynagara, Fuad Idris, Tania Anjani, dan di sutradarai oleh Irham Acho Bahtiar.

Lokasi syutingnya diambil disekitar kaki Gunung Salak Bogor. Filmnya sendiri juga mengambil latar tanah Pasundan meskipun dibuat dalam kemasan fiksi dengan sebagian memakai bahasa asli Sunda.

“Bercerita tentang 3 orang Kru Dokumenter yang ditugaskan meliput acara setiap 20 tahunan “Nyambat Karuhun” di sebuah dukuh bernama Kolong Mayit. Di sebut Kolong Mayit karena di perkampungan ini rumah-rumahnya berbentuk panggung dan dibawah kolong rumah mereka ada banyak kuburan leluhur turun temurun dikuburkan disitu, ” jelas Irham Acho Bahtiar lugas.

“Nyambat Karuhun” merupakan ritual untuk mensucikan Kembali kuburan para leluhur tersebut agar arwah mereka tidak keluar mengganggu.

Salah satu ritual yang terlanggar membuat para kru harus menghadapi sebuah ancaman nyata yang selama ini tak pernah mereka bayangkan.

Lanjut Acho jelaskan bahwa film Kolong Mayit membawa genre Horor namun kali ini visinya agak berbeda dari Horor biasanya, sebab penampilan hantu lokal jenis pocong di Indonesia atau yang disebut Mayit dalam film ini di buat unik dan berbeda dari kemunculan biasanya.

Jika biasanya pocong meneror dengan cara menakut nakuti orang semata secara tak kasat mata, disini pocong di revolusi menjadi lebih agresif, kuat dan menyerang tanpa batasan dengan cara yang brutal. Ini mengingatkan pada sosok Zombie klasik yang dahulunya berjalan lambat hingga akhirnya di revolusi menjadi super cepat dibeberapa film bertema Zombie di masa kini. Kolong Mayit menandai bagaimana pocong yang biasanya kita kenal hanya muncul secara jumpscare dengan fisiknya untuk menakuti namun kini di berikan tampilan yang lebih nyata dengan cara mengejar hingga memangsa tanpa bisa dihentikan
dengan cara biasa.

Film Kolong Mayit menjadi persembahan unik di genre Horor Indonesia yang memperlihatkan beragamnya jenis hantu lokal multi etnik dengan kearifan lokal Indonesia yang meski sudah sering sekali diangkat, namun dengan sentuhan eksplorasi berbeda secara kreatif mampu membuat entitas ini menjadi sebuah sosok unik dan baru yang belum pernah dilihat sebelumnya. Ini juga menjadikan tonggak sejarah baru ketika sebuah tema Zombie lokal dieksplorasi dengan menggunakan sosok fisik Pocong atau yang dalam Bahasa lokalnya disebut Mayat Hidup.

“Totalitas dalam pengerjaan film ini juga terbilang serius. Set seluruh rumah kampungnya dibangun khusus 6 bulan sebelumnya di sebuah kawasan hutan yang dibersihkan demi untuk menciptakan ekslusifitas suasana kampung yang terisolir dengan atmosfer sepi. Demi memberikan sesuatu hiburan baru yang berbeda, untuk salah satu adegannya bahkan sampai melibatkan hampir 100 sosok pocong/mayit secara serempak bersamaan,” jelas Acho sumringah.

Persiapannya tentu memakan waktu ber jam jam untuk melakukan make up efek pada pocong pocong tersebut. Ini menjadikan film Kolong Mayit bukan hanya sekedar Horor saja tetapi juga ada unsur actionnya.

Karena beberapa adegan kekerasan real yang ditampilkan cukup eksplisit sehingga LSF memberikan STLS film Kolong Mayit untuk kategori 17 tahun.

Saat ini status Film Kolong Mayit sudah masuk dalam daftar antrian jadwal tayang dari bioskop untuk segera tayang tahun 2026.

Bagaimana sensasi di kejar dan di keroyok ratusan pocong agresif ?

Saksikan hanya dalam Kolong Mayit ! Tontonan Sensasi Beda……

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *